Digital

SAFEnet Peringatkan: Wacana Satu Orang Satu Akun Medsos Bisa Langgar Privasi Warga

SAFEnet, lembaga advokasi hak digital di Indonesia, menyampaikan keprihatinan serius terhadap wacana kebijakan yang mengusulkan bahwa setiap orang hanya boleh memiliki satu akun media sosial. Kebijakan ini, menurut SAFEnet, memiliki potensi melanggar hak privasi warga, membatasi kebebasan berekspresi, dan menimbulkan risiko pengawasan serta identitas digital yang tidak cocok dalam konteks masyarakat dengan beragam kebutuhan digital.

Artikel berjudul SAFEnet Peringatkan: Wacana Satu Orang Satu Akun Medsos Bisa Langgar Privasi Warga ini kami hadirkan kembali dalam versi ringkas agar Anda bisa langsung menangkap inti pembahasannya tanpa harus membaca keseluruhan berita di sumber utama. Isinya kami pilih dari topik yang sedang ramai dibicarakan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Menurut pernyataan resmi dari SAFEnet, jika kebijakan seperti itu diterapkan, akan ada kebutuhan mekanisme verifikasi identitas pribadi. Verifikasi seperti ini otomatis mengikat akun dengan data warga, yang membuka peluang pelanggaran privasi dan keamanan data.

Lebih jauh, SAFEnet mengingatkan bahwa verifikasi identitas secara terpusat berpotensi menyebabkan kebocoran data secara massal, terutama jika sistemnya tidak aman atau tidak memiliki proteksi yang memadai. Rawan juga terjadi risiko manipulasi data atau penyalahgunaan identitas.


Kami menyajikan ringkasan dari artikel ini untuk memudahkan Anda memahami pokok pembahasannya. Anda bisa membaca berita selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Sumber: TrenMedia.co.id