Danantara Buka Suara Soal WNA Jadi Pemimpin BUMN, Ini Penjelasan Lengkapnya

Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memperbolehkan warga negara asing (WNA) menjadi pimpinan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menuai perhatian publik. Pemerintah menegaskan langkah ini bukan tanpa dasar, melainkan bagian dari strategi besar untuk mendorong BUMN bersaing di tingkat global.
Artikel berjudul Danantara Buka Suara Soal WNA Jadi Pemimpin BUMN, Ini Penjelasan Lengkapnya ini kami hadirkan kembali dalam versi ringkas agar Anda bisa langsung menangkap inti pembahasannya tanpa harus membaca keseluruhan berita di sumber utama. Isinya kami pilih dari topik yang sedang ramai dibicarakan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) selaku lembaga yang berada di bawah koordinasi pemerintah memberikan klarifikasi resmi terkait hal tersebut.
Menurut Pandu Patria Sjahrir, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, kebijakan itu sejalan dengan revisi Undang-Undang BUMN yang baru, yang memberikan ruang lebih fleksibel dalam pemilihan pemimpin di lingkungan BUMN.
Menurut Pandu, pemerintah menargetkan agar BUMN Indonesia bisa bersaing dengan perusahaan global di berbagai sektor strategis seperti energi, infrastruktur, keuangan, dan teknologi. Untuk mencapai tujuan itu, dibutuhkan sumber daya manusia dengan standar internasional.
Kami menyajikan ringkasan dari artikel ini untuk memudahkan Anda memahami pokok pembahasannya. Anda bisa membaca berita selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Sumber: TrenMedia.co.id






